Daftar Lengkap Pembagian Grup Timnas Esports Asian Games 2026

A
Adipati
Daftar Lengkap Pembagian Grup Timnas Esports Asian Games 2026
News

Hasil Pembagian Grup Timnas Esports Indonesia di Asian Games 2026: Strategi dan Jalur Kompetisi

Peta persaingan untuk Timnas Esports Indonesia di ajang Asian Games 2026 telah resmi terungkap. Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) mengonfirmasi bahwa delegasi Merah Putih akan berkompetisi di delapan cabang olahraga dari total 11 nomor yang dipertandingkan. Seluruh jadwal grup dan pemain telah disusun guna memaksimalkan peluang meraih prestasi terbaik.

Perjalanan kontingen dimulai melalui turnamen eFootball dan akan ditutup secara simbolis oleh penampilan tim di permainan legendaris Mobile Legends: Bang Bang. Kepala Pelatih Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, menyampaikan keyakinannya bahwa timnas memiliki potensi kuat untuk membawa pulang medali di hampir semua nomor yang diikuti. Namun demikian, beliau menyadari kerasnya perjalanan mengingat beberapa kelompok penentuan menampilkan lawan-lawan berat yang akan diuji psikologis maupun taktik para atlet.

Jalur Persaingan per Cabang Olahraga

Berikut adalah uraian lengkap mengenai pembagian grup dan dinamika pertandingan bagi masing-masing nomor yang menjadi tanggung jawab Timnas Esports Indonesia di Asian Games 2026.

1. eFootball

Di nomor ini, Indonesia ditempatkan pada Grup C yang dapat dikatakan cukup seimbang jika dibandingkan dengan kekuatan di Grup A. Tim kita akan bertemu dengan Kirgistan dan Hong Kong dalam fase pembuka.

  • Grup C (Indochina): Indonesia, Kirgistan, Hong Kong
  • Tabel Lengkap Grup Lain:
    • Grup A: Qatar, Korea Selatan, Arab Saudi, Iran
    • Grup B: Thailand, Palestina, Jepang
    • Grup D: Kazakhstan, Malaysia, Tajikistan
    • Grup E: Bahrain, Yordania, Myanmar
    • Grup F: India, Uzbekistan, Mongolia

2. Mobile Legends: Bang Bang

Saat menutup Asian Games, Indonesia berada di Grup B. Kelompok ini menghadirkan dua rival regional yang konsisten menantang, yaitu Malaysia dan Arab Saudi. Ini akan menjadi medan yang sangat panas bagi skuad Merah Putih.

  • Grup B: Indonesia, Malaysia, Arab Saudi
  • Posisi Grup Lainnya:
    • Grup A: Myanmar, Uzbekistan, Hong Kong
    • Grup C: Filipina, Yordania, Kazakhstan
    • Grup D: Kamboja, Mongolia

3. Naraka: Bladepoint

Kelompok A di Naraka menjadi salah satu tantangan tersulit karena kehadiran tim powerhouse dari China. Indonesia harus bersaing ketat melawan Thailand, Malaysia, dan tuan rumah besar tersebut.

  • Grup A: Thailand, Malaysia, Indonesia, China
  • Grup B: Hong Kong, Vietnam, Taiwan, Filipina

4. Honor of Kings

Indonesia masuk ke Grup A bersama Thailand dan Hong Kong. Meskipun tidak ada raksasa seperti China atau Korea Selatan di grup ini, stabilitas performa tetap menjadi kunci untuk lolos ke babak selanjutnya.

  • Grup A: Indonesia, Thailand, Hong Kong
  • Struktur Grup Lainnya:
    • Grup B: Filipina, Kazakhstan, Malaysia
    • Grup C: Myanmar, Korea Selatan
    • Grup D: China, Laos

5. Identity V

Terdapat di Grup A yang juga cukup padat pesaingnya. Indonesia akan berhadapan dengan Filipina, Thailand, serta Taiwan. Konsistensi dalam mode pemburuan dan penyusupan akan menentukan nasib tim.

  • Grup A: Filipina, Thailand, Taiwan, Indonesia
  • Grup B: Hong Kong, Vietnam, Malaysia, Korea Selatan

6. Pokemon Unite

Jalur Indonesia di Pokemon Unite mengarah ke Grup B. Kelompok ini diisi oleh Singapura dan Hong Kong. Jika tim mampu mempertahankan formasi dan kontrol map dengan baik, posisi untuk maju tampak terbuka lebar.

  • Grup B: Singapura, Hong Kong, Indonesia
  • Jadwal Grup Lain:
    • Grup A: Filipina, Kazakhstan, Taiwan, Malaysia
    • Grup C: India, Korea Selatan, Jepang

7. Gran Turismo 7

Untuk nomor balap virtual ini, tidak adanya pembagian grup terpisah berarti Indonesia akan bersaing dalam satu klasemen raksasa yang melibatkan banyak negara. Jumlah peserta yang masif menuntut ketahanan mental dan konsistensi lintasan sepanjang turnamen.

  • Total Peserta (termasuk Indonesia):
  • Bahrain, Hong Kong, Indonesia, Iran, Jepang, Kazakhstan, Korea Selatan, Arab Saudi, Malaysia, Mongolia, Qatar, Singapura, Tajikistan, Uni Emirat Arab, Uzbekistan

8. PUBG Mobile

Sama halnya dengan Gran Turismo, PUBG Mobile dimainkan dalam struktur kompetisi terbuka dengan 12 tim nasional. Indonesia harus siap menahan tekanan tinggi di setiap *circle* karena kualitas lawan yang merata kuat dari berbagai wilayah Asia.

  • Peserta Turnamen:
  • China, Indonesia, Yordania, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Myanmar, Pakistan, Thailand, Taiwan, Uzbekistan, Vietnam

Kronologi Jadwal Pertandingan

Kompetisi esport di Asian Games 2026 akan berlangsung dalam rentang waktu padat mulai pertengahan September hingga awal Oktober. Berikut adalah urutan pelaksanaan seluruh cabang yang menjadi perhatian publik.

  • 23 September: eFootball dan Gran Turismo 7
  • 23–24 September: Naraka: Bladepoint
  • 25–26 September: Martial Arts (Catatan: Tidak termasuk cabor yang dilombakan)
  • 26 September: Puyo Puyo Champions
  • 27 September: Pokemon Unite
  • 27–28 September: Honor of Kings
  • 28–29 September: PUBG Mobile
  • 28–30 September: Identity V
  • 1 Oktober: Mobile Legends: Bang Bang
  • 2 Oktober: League of Legends

Komposisi Atlet dan Officiating Staff

Untuk memastikan representasi optimal, tim pelatnas telah merumuskan daftar 33 atlet yang siap bertanding. Para atlet didampingi pelatih berpengalaman dan asisten pelatih untuk membantu pengambilan keputusan strategis selama laga berlangsung.

Tim PUBG Mobile

  • Pelatih: Deni Fianda
  • Asisten Pelatih: Bintang Prakoso P
  • Athletes: Fazriel Haikal Aditya (YUMMY), Juventino Ryan Jeremy R. (ROSEMARY), Micho Ananda Pratama W. (ZETA), Muh Fathyn Zilhaq S. (SNAPE), Sharfan Syahman Shodiq (POTATO)

Tim Identity V

  • Athletes: Athif Fatahilah Nursyam, Suhartanto Ardi Mulyo, Muhammad Fachrul Putra Henri, Daffa Pasha Arifin

Tim Naraka: Bladepoint

  • Athletes: Moch. Afton Fathany, Ararat Samuel Manullang, Natha Dhiva Arya, Darian Wicaksana

Tim Honor of Kings

  • Pelatih: Glen Richard Pangalila
  • Asisten Pelatih: M. Ilham Bahrul Hadi
  • Athletes: Iqbal Khan, Drensen, Emanuel Hendo Paska, Agung Budi Prasetyo, Neville Garrick, Muh Naufal Aushaf Mahfuzh

Tim Pokemon Unite

  • Pelatih: Ahmad Marsam
  • Asisten Pelatih: Erron Gunardi
  • Athletes: Marcello Hillers, Muhammad Haikal, Novrizal Diananta Said, Denny Ardianyanto, Judha Pangabean

Tim eFootball (PC & Mobile)

  • Pelatih: Adyatma Priady
  • Athletes: Rizky Faidan, Radika Wiratama

Tim Gran Turismo

  • Pelatih: Filemon Benaya Theo
  • Athletes: Andika Rama Maulana

Tim Mobile Legends: Bang Bang

  • Pelatih: Kenny Deo
  • Asisten Pelatih: Michael Abraham
  • Athletes: Alexander Owen Marcetami Buhe, Arif Fudin Dingarai Putra, Dalvin Ramadhana Putra, Muhammad Affan Wahyudi, Albert Neilsen Iskandar, Syauki Fauzan Sumarno

Prospek Medali dan Harapan

Data pembagian grup menunjukkan bahwa meskipun Indonesia tidak selalu mendapatkan jalur mudah, terdapat peluang nyata di hampir seluruh kategori. Ketegangan tertinggi diperkirakan akan terjadi di Naraka lawan China dan MLBB lawan Malaysia, sementara grup lainnya menawarkan ruang bagi Indonesia untuk mendominasi. Dengan semangat juang yang tinggi dan dukungan penuh dari masyarakat, Satgas Esports Indonesia siap membuktikan kualitasnya di pentas Olimpiade Olahraga Asia 2026.